The post ASASI Gelar Webinar Strategi Lolos Proposal Hibah BIMA 2026 first appeared on Perkumpulan Akademisi dan Saintis Indonesia.
]]>Webinar ini dirancang untuk memberikan wawasan strategis dan praktis bagi para akademisi dalam menyusun proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang kompetitif dan sesuai dengan skema hibah BIMA 2026. Melalui forum ini, peserta akan dibekali pemahaman mendalam terkait substansi proposal, strategi penilaian, serta kesalahan umum yang kerap terjadi dalam proses seleksi hibah.
Kegiatan ini menghadirkan para narasumber berpengalaman di bidangnya, yakni Prof. Dr. Padil, M.T. dari Universitas Riau, yang akan membahas strategi penyusunan proposal Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), serta Prof. Heru Susetyo, Ph.D. dari Universitas Indonesia, yang akan mengulas kiat-kiat sukses dalam penyusunan proposal Penelitian. Diskusi akan dipandu oleh Dr. Nurul Hidayat, M.Kom., dosen Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman, sebagai moderator.
Melalui webinar ini, ASASI berharap dapat mendorong peningkatan kualitas proposal riset dan pengabdian dosen di Indonesia, sekaligus memperkuat ekosistem penelitian nasional yang unggul, kolaboratif, dan berdampak.
Informasi lengkap terkait kegiatan ini dapat diakses melalui laman resmi https://asasi.or.id/, sementara pendaftaran dan keikutsertaan webinar dapat dilakukan melalui tautan https://bit.ly/thwaasasi. Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat menghubungi panitia melalui nomor +62 812-1900-5320.
Dengan menghadirkan para pakar nasional dan pendekatan yang aplikatif, Webinar THWA ASASI diharapkan menjadi ruang belajar strategis bagi akademisi dalam mempersiapkan proposal hibah BIMA 2026 secara lebih matang dan berdaya saing. (*na)
The post ASASI Gelar Webinar Strategi Lolos Proposal Hibah BIMA 2026 first appeared on Perkumpulan Akademisi dan Saintis Indonesia.
]]>The post ASASI Jateng Gelar Webinar “Success Story sebagai Penerima Habibie Award 2025” first appeared on Perkumpulan Akademisi dan Saintis Indonesia.
]]>Kegiatan ini menghadirkan pembicara utama Prof. Dr. Anuraga Jayanegara, S.Pt., PgDip., M.Sc., M.Pd., Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University yang dikenal luas atas kiprahnya di dunia akademik dan riset. Beliau merupakan Penerima Habibie Prize 2025 untuk bidang Ilmu Rekayasa dan masuk dalam daftar World Top 2% Scientist Worldwide 2025 versi Stanford University–Elsevier.
Dalam sesi webinar ini, Prof. Anuraga akan membagikan perjalanan karier, strategi berkarya, hingga refleksi perjuangannya hingga meraih penghargaan prestisius Habibie Award. Kehadiran beliau diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi para akademisi, peneliti, mahasiswa, dan publik yang ingin belajar tentang dedikasi dalam riset dan kontribusi ilmiah bagi bangsa.
Acara akan diawali dengan sambutan dari Prof. Dr. Elfahmi, S.Si., M.Si., Ketua ASASI Pusat, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem saintis dan akademisi di tingkat nasional.
Webinar ini gratis dan peserta akan memperoleh e-sertifikat. Link Zoom akan diberikan setelah peserta melakukan pendaftaran melalui laman resmi di:
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, ASASI Jateng berharap dapat memperluas jejaring, meningkatkan literasi ilmiah, serta mendorong lebih banyak generasi muda untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia. (*na)
The post ASASI Jateng Gelar Webinar “Success Story sebagai Penerima Habibie Award 2025” first appeared on Perkumpulan Akademisi dan Saintis Indonesia.
]]>The post Rakerda ASASI Jakarta Raya 2024 first appeared on Perkumpulan Akademisi dan Saintis Indonesia.
]]>Selain ketua ASASI JAKARTA, Prof. Dr. Dra. Dumilah Ayuningtyas, MARS, kegiatan ini dihadiri juga oleh Dewan Penasehat yaitu Prof. Dr. Hafid Abbas (Ketua Komnas HAM, Republik Indonesia), ketua ASASI Pusat Prof. Dr. Elfahmi, S.Si., M.Si serta pengurus harian dan anggota bidang yang merupakan akademisi dari berbagai universitas negeri dan swasta di DK Jakarta, Jawa Barat, Banten seperti UI, UNJ, PNJ, UIN, Trisakti,UIA, UMJ, Poltekkes Jkt 2, Mercubuana
Segera setelah pembukaan, Prof Hafid Abbas memberikan sambutan dengan mengingatkan akan amanah sakral yg diemban oleh para akademisi dan saintis untuk memecahkan permasalahan bangsa dengan kapasitas intelektual dan pemikiran kritis untuk mewujudkan lembaran baru bagi Indonesia yang lebih baik. Berdiam diri dan melumrahkan budaya konformitas sepatutnya tak terjadi bagi para akademisi dan saintis, agar Indonesia tak dilanda petaka. Ketua PP ASASI melanjutkan dengan visioining ASASI ke depan. Memetakan kapasitas SDM ASASI di seluruh Indonesia, menguatkan Networking para akademisi dan saintis dengan keragaman keilmuan dan kepakaran dalam kerja kolaboratif untuk menyelesaikan permasalahan pendidikan adalah harapan dari keberadaan dan peran strategis ASASI
Bidang Riset dan Akademik, Pengabdian Masyarakat, Penguatan Keanggotaan dan Kerjasama kemudian mengajukan usulan program masing-masing yang kemudian disahkan sebagai program kerja tahun 2025 adalah salah satu hasil Rakerda ASASI Jakarta Raya.
The post Rakerda ASASI Jakarta Raya 2024 first appeared on Perkumpulan Akademisi dan Saintis Indonesia.
]]>The post Pemilu Jurdil: Tantangan dan Solusi dari ASASI first appeared on Perkumpulan Akademisi dan Saintis Indonesia.
]]>
Ketua ASASI sekaligus dosen Sekolah Farmasi ITB, Prof. Elfahmi Yaman, menegaskan bahwa webinar ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik tentang pemilu yang berkualitas. Selain itu, ia menyoroti keputusan Mahkamah Konstitusi yang mendapat perhatian masyarakat. Keputusan tersebut dianggap memunculkan dugaan konflik kepentingan. Meskipun final, hal ini menunjukkan pentingnya kepercayaan publik terhadap pemilu.
Menurutnya, pemilu harus berlandaskan asas kejujuran dan keadilan. Dengan demikian, proses yang baik diharapkan menghasilkan pemimpin berkualitas yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI), Dr. Wirdyaningsih, mengungkapkan bahwa pemilu harus sehat, partisipatif, serta memiliki keterwakilan dan pertanggungjawaban yang jelas. Namun, ada beberapa tantangan utama:
Untuk mengatasi tantangan ini, Wirdyaningsih menawarkan tiga solusi:
Dosen Ilmu Politik Universitas Padjadjaran, Dr. Yusa Djuyandi, menambahkan bahwa pemilu harus berfungsi sebagai:
Namun, ia juga menyoroti beberapa ancaman bagi pemilu jujur, seperti:
Menurut Yusa, tantangan ini harus diatasi dengan edukasi politik dan peningkatan literasi masyarakat. Kesadaran publik harus diperkuat agar pemilih rasional dan mandiri.
Mewujudkan pemilu jujur dan adil adalah tanggung jawab bersama. Akademisi, ilmuwan, peneliti, masyarakat, dan pemangku kepentingan harus ikut serta. Dengan pengawasan ketat, regulasi jelas, dan literasi politik yang baik, pemilu yang lebih berkualitas bisa terwujud. Oleh sebab itu, akademisi berperan penting dalam menjaga kualitas pemilu dan memastikan transparansi serta keadilan dalam prosesnya.
The post Pemilu Jurdil: Tantangan dan Solusi dari ASASI first appeared on Perkumpulan Akademisi dan Saintis Indonesia.
]]>